Aceh Besar, 26 Oktober 2025 – Universitas Terbuka (UT) Aceh kembali menggelar wisuda bagi 421 lulusan program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma pada Wisuda Periode II Tahun 2025 yang berlangsung di The Pade Hotel, Aceh Besar, Minggu (26/10).
Wisudawan terbaik diraih oleh Almadian Yunus dengan IPK 3,76, disusul oleh Azis Munawar dan Ikmal Hakim, masing-masing dengan IPK 3,54 dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) UT Aceh.
Acara dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Umum, Dr. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si. didampingi Direktur UT Aceh, Windra Irawan, S.I.Kom., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Adrian menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya melalui sistem pendidikan jarak jauh.
“Sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT memberikan kesempatan luas bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri untuk mengakses pendidikan tinggi, bahkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu dan jarak,” ujar Dr. Adrian.

Ia juga menambahkan bahwa UT saat ini tengah memperkuat infrastruktur digital dan menjalin kerja sama dengan berbagai penyedia layanan, termasuk Starlink, untuk memastikan akses internet yang lebih merata dalam mendukung proses belajar mahasiswa di wilayah terpencil.
Sementara itu, Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., yang hadir mewakili Pemerintah Aceh, memberikan apresiasi atas peran UT dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Aceh.
“UT memberikan keleluasaan dan fleksibilitas bagi masyarakat dan ASN untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Ini menjadi peluang besar bagi Aceh dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi menuju generasi emas,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Aceh untuk menjadi learning ASN — ASN yang terus belajar dan mengembangkan diri, salah satunya melalui pendidikan di Universitas Terbuka.
Melalui momentum wisuda ini, UT Aceh menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang terbuka, fleksibel, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Aceh, demi terwujudnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.