Banda Aceh, 3 Mei 2026 – Universitas Terbuka (UT) Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan dua forum strategis di Aceh, yaitu IGTKI Aceh dan FKG PAI Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan menjadi bagian dari rangkaian acara seminar akademik yang diikuti oleh ratusan calon wisudawan UT Aceh.
Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Direktur UT Aceh, Windra Irawan, S.I.Kom., M.Si., sebagai perwakilan dari Universitas Terbuka Aceh. Sementara itu, dari pihak mitra, kerja sama dengan IGTKI Aceh ditandatangani oleh Ketua IGTKI Aceh, Ratna Sari Wangsa, S.Pd., M.Pd., dan kerja sama dengan FKG PAI Aceh ditandatangani oleh Ketua FKG PAI Aceh, Ferdian, S.Pd., M.Ed.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi pendidikan di Aceh. IGTKI sebagai forum yang menaungi para guru taman kanak-kanak, serta FKG PAI sebagai forum komunikasi guru Pendidikan Agama Islam, memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di daerah. Melalui sinergi ini, UT Aceh berupaya menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan fleksibel bagi para guru, khususnya melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh.
Direktur UT Aceh, Windra Irawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi merupakan langkah nyata dalam membangun kolaborasi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa UT Aceh siap menjadi mitra strategis dalam mendukung peningkatan kualifikasi akademik dan kompetensi para guru di Aceh, terutama dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital yang terus berkembang.
Lebih lanjut, kerja sama ini diharapkan dapat mencakup berbagai program, seperti sosialisasi pendidikan tinggi, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan workshop, serta pengembangan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Dengan dukungan teknologi pembelajaran jarak jauh yang dimiliki UT, para guru di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tugas utama mereka.
Ketua IGTKI Aceh, Ratna Sari Wangsa, menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat memberikan manfaat besar bagi para guru TK di Aceh, khususnya dalam meningkatkan kualifikasi akademik dan kompetensi pedagogik. Senada dengan itu, Ketua FKG PAI Aceh, Ferdian, juga menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan ini sebagai langkah konkret dalam mendukung pengembangan profesional guru Pendidikan Agama Islam di Aceh.
Kegiatan penandatanganan ini berlangsung dengan lancar dan khidmat meskipun dilaksanakan secara daring. Momentum ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas lembaga tetap dapat berjalan efektif dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, UT Aceh berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pendidikan serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Aceh secara berkelanjutan.