Banda Aceh – Universitas Terbuka (UT) Aceh terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, dengan skema khasnya yaitu kuliah online atau kelas karyawan. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan Direktur Universitas Terbuka Aceh bersama tim Perluasan Daya Jangkau (PDJ) ke Kantor Pos KCU Aceh.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Pos KCU Aceh, Rizal Aji Prasetyo, beserta jajaran wakil pimpinan. Pertemuan ini membahas rencana pemanfaatan kantor pos cabang di berbagai daerah sebagai lokasi ujian mahasiswa Universitas Terbuka pada semester mendatang.
Direktur UT Aceh menyampaikan bahwa kerja sama ini difokuskan untuk memperluas jangkauan layanan akademik, terutama bagi mahasiswa di wilayah seperti Kutacane, Nagan Raya, Aceh Utara, Blangkejeren dan Bener Meriah, yang selama ini membutuhkan lokasi ujian yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
“Universitas Terbuka sebagai pelopor kuliah online ingin memastikan seluruh mahasiswa, termasuk yang berada di daerah, mendapatkan layanan ujian yang representatif, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Selain pemanfaatan kantor pos sebagai lokasi ujian, pertemuan tersebut juga membahas rencana pembukaan dan pelayanan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) di kantor-kantor pos cabang. Kehadiran SALUT diharapkan dapat mempermudah mahasiswa UT dalam mengakses layanan administrasi, informasi akademik, hingga pendampingan studi.
Pihak Kantor Pos KCU Aceh menyambut positif rencana tersebut. Rizal Aji Prasetyo menyatakan bahwa PT Pos Indonesia saat ini tengah berupaya mengidentifikasi kesiapan ruangan dan sarana prasarana pendukung di kantor cabang, agar dapat memenuhi standar pelaksanaan ujian Universitas Terbuka.
“Kami sedang melakukan pemetaan ruang dan fasilitas pendukung lainnya. Harapannya, beberapa kantor pos cabang sudah dapat digunakan sebagai lokasi ujian pada semester depan,” jelas Rizal.
Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi Universitas Terbuka Aceh dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi berbasis digital dan inklusif, sekaligus mendukung masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui kuliah online dan kelas karyawan tanpa harus meninggalkan aktivitas kerja.
Dengan sinergi antara Universitas Terbuka dan PT Pos Indonesia, diharapkan layanan pendidikan tinggi di Aceh semakin merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.