• Jl. Pendidikan, Punge Blang Cut, Kota Banda Aceh
  • +62 651 44750

Gagal SNBP atau SPAN-PTKIN bukan akhir dari segalanya, Solusi Pendidikan bagi Santri Dayah

ACEH BESAR – Universitas Terbuka (UT) Aceh terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi negeri bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk bagi para santri di lingkungan pondok pesantren. Pada kunjungan edukatif terbaru, TIM UT Aceh, Dr. Juli Firmansyah, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Arin Arja, S.H., M.H., menyambangi Dayah Daruzzahidin di Lambheu, Aceh Besar.

Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan misi khusus untuk membangkitkan semangat para santri kelas 3 Madrasah Aliyah yang tengah menghadapi masa transisi pasca-pengumuman jalur SNBP maupun SPAN-PTKIN.

Gagal Jalur Undangan Bukan Akhir Perjalanan

Dalam arahannya, Dr. Juli Firmansyah menekankan bahwa tidak lulus di jalur seleksi nasional bukanlah penghalang untuk meraih gelar sarjana dari perguruan tinggi negeri (PTN). Beliau mengajak para santri untuk tidak berkecil hati apalagi patah semangat.

“Masa depan tidak ditentukan oleh satu jalur saja. UT hadir sebagai solusi konkret bagi santri yang menginginkan kualitas pendidikan negeri dengan akreditasi bagus, namun tetap mengedepankan efisiensi biaya dan fleksibilitas waktu,” ujar Dr. Juli.

Solusi Strategis bagi Calon Abdi Negara (TNI/Polri)

Suasana diskusi menjadi sangat dinamis saat memasuki sesi tanya jawab. Salah satu topik menarik yang muncul adalah keinginan santri untuk menempuh karier di dunia militer atau kepolisian. Menjawab pertanyaan santri mengenai peluang kuliah sambil mengikuti seleksi TNI/Polri, tim UT Aceh memberikan penjelasan yang mencerahkan.

Sistem pembelajaran di UT yang bersifat Open and Distance Learning (ODL) sangat memungkinkan para santri untuk tetap fokus pada latihan fisik dan persiapan seleksi TNI/Polri tanpa harus mengorbankan waktu kuliah. Jika nantinya mereka diterima sebagai anggota TNI atau Polri, proses perkuliahan tetap dapat dilanjutkan dari mana saja. Hal ini tentu memberikan keuntungan strategis: mereka akan selangkah lebih maju secara kualifikasi akademik dibandingkan rekan sejawatnya.

Komitmen UT Aceh untuk Dayah

Melalui kegiatan ini, Arin Arja, S.H., M.H., menambahkan bahwa UT Aceh ingin mematahkan stigma bahwa kuliah di PTN itu mahal dan kaku. Dengan dukungan kurikulum yang adaptif dan biaya yang sangat terjangkau, UT Aceh siap menjadi jembatan bagi santri Dayah Daruzzahidin untuk meraih masa depan yang gemilang.

Kunjungan ditutup dengan antusiasme tinggi dari para santri yang kini memiliki pandangan baru bahwa kesempatan menjadi sarjana negeri selalu terbuka lebar di Universitas Terbuka.

Info Lainnya